Inilah 10 Geopark Caldera Toba di Sumatera Utara

Geopark merupakan sebuah konsep manajemen sumber daya keragaman bumi (geodiversity) sebagai daya tarik wisata yang mencakup geologi, biologi, sosial budaya dan pariwisata.

Danau Toba dikelilingi batuan hasil letusan gunung api dan danau hasil Caldera volkanik dengan 3 kali letusan besar.

Ledakan yang paling besar 840 tahun, 700 tahun dan 75 ribu tahun yang lalu. Geoarea adalah kumpulan dari beberapa geosite yang berada dalam satu kawasan. Inilah 10 Geopark Caldera Toba di Sumatera Utara.

10 Geopark Caldera Toba yang wajib di ketahui

1. Parapat Welded

Panorama bentang alam satuan batu gamping Formasi Sibaganding yang berumur Mesozoik, di kenal sebagai “Batu Gantung”. Secara geografis, Batu Gantung terletak dalam jarak yang tidak begitu jauh dari perairan Danau Toba. Persisnya terletak di kota Parapat, Sumatera Utara.

Batuan ini akan membuat Anda terpana karena posisinya yang memang menggantung dari bebatuan sekitar tebing. Ukuran tinggi dari objek yang cukup menarik perhatian wisatawan ini adalah sekitar 2 meter. Sehingga semakin menyegarkan ingatan kita terhadap sosok manusia batu. Batu ini seolah akan lepas dari tepian tebing dan ambruk jatuh kebawah. Namun dari dulu tetap saja batuan tersebut menggantung dengan ajaibnya.

2. Taman Eden Meta-Sendiment

Batuan dasar yang tersingkap pada dinding Kaldera Porsea berupa batu lumpur berumur sekitar 300 juta tahun (Permo-Karbon). Di tengah rimbun pepohonan di Desa Sionggang Utara, Kabupaten Toba Samosir, sekitar 17 km dari Parapat.

Kita seperti menemukan surga kecil. Betapa tidak, di sana tumbuh subur aneka pohon buah maupun kayu-kayuan. Terdapat pula air terjun yang beningnya mampu meneduhkan mata.

Udara pun terasa segar. Kini Taman Eden telah menjadi tempat yang nyaman di kunjungi dan menjadi salah satu 10 Geopark Caldera Toba di Sumatera Utara. Taman Eden juga telah menjadi sarana pendidikan dan pelestarian ekosistem.

3. Sipiso-piso Waterfall

Sesar normal yang merupakan bagian runtuhan kaldera, memperlihatkan bongkahan raksasa berumur 150 ribu tahun lalu kaldera pasca erupsi.

Air terjun Sipiso-piso merupakan salah satu tempat wisata yang cukup terkenal di Pulau Sumatera. Berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang tidak begitu jauh dari pemukiman penduduk Desa Tongging.

Air terjun ini berada di perbukitan dengan ketinggian sekitar 800 mdpl dan di kelilingi oleh hutan Pinus. Dengan memiliki ketinggian sekita 120 meter. Air terjun Sipiso-piso merupakan salah satu air terjun tertinggi di Indonesia.

4. Haranggaol

Panorama bentang alam yang memperlihatkan dinding kaldera yang terdiri dari sekuen endapan YTT, MMT dan OTT. Keindahan Haranggaol telah memikat sejak dahulu kala. Berada di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Tempat ini menjadi pilihan Raja Raja Batak untuk beristirahat dan menghabiskan waktu senggang. Pesona hijau sejauh mata memandang di tambah kecipak air danau toba yang jernih, di tambah goa Haranggaol yang juga berada persis di tepi danau toba, menjadi daya tarik yang memikat.

Baca juga

5. Paropo Kaldera Rim

Panorama kawasan Silalahi di lihat dari jalan raya Silalahi – Renun dan singkapan endapan OTT, memperlihatkan kekar kolom dan tekstur euaxcitic. Danau Silalahi terletak di Desa Silalahi yang merupakan pinggiran Danau Toba yang lebih sering di sebut Tao Silalahi.

Danau ini menyimpan keindahan dan eksotisme yang luar biasa. Hamparan pantai yang indah, tata pepohonan yang sangat alami di tambah cerita khas Legenda Batak yang tersimpan di setiap desa, semakin menambah eksotisme tempat ini. Dan di ketahui juga, bahwa di Danau Silalahi terdapat Palung terdalam di dunia.

6. Bakara Kaldera Rim

Panorama Plateu yang terdapat di kawasan Dolok Sanggul dan singkapan endapan YTT pada tebing jalan Dolok Sanggul – Bakara.

Bukitraja (Bakara Tipang Haroroan ni Raja) adalah bentangan lembah datar seluas ratusan hektar. Sebuah kampung yang penuh pesona dengan wisata alam dan budaya yang tersohor hingga ke negeri lain.

Wilayah administratifnya berada di Kecamatan Bukitraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Relief bukit, sungai dan hamparan Danau Toba menawarkan alam asri nan indah di lembah Bakara.

7. Plateu Sipinsur

Tufa Toba letusan 74 ribu tahun lalu yang membentuk Plateu sampai kaldera rim Panatapan Sipinsur.

Sipinsur merupakan salah satu desa yang paling populer dari Kabupaten Humbang Hasundutan. Tempat wisata Sipinsur ini memiliki luas sekitar 2 hektar dengan ketinggian sekitar 1213 mdpl.

Dari sini pemandangan Danau Toba jelas terlihat dengan sangat luas dan indah. Di kejahuan terlihat Pulau Samosir yang memanjang di tengah Danau Toba. Sementara itu tepat di bawah lokasi wisata ini terlihat kota Muara dan Pulau Sibandang.

8. Pusuk Buhit – Aek Rengat

Gunung Pusuk Buhit dapat di lihat dari Pulau Samosir, memperlihatkan perpindahan titik erupsi yang di cirikan oleh jejak ubahan Hidrotermal.

Pusuk Buhit adalah gunung yang awalnya bernama Gunung Toba. Memiliki ketinggian 1.500 meter lebih dari permukaan laut dan 1.077 meter dari permukaan Danau Toba.

Ada 3 kecamatan yang berada langsung di bawah gunung tersebut, yakni Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kecamatan Pangururan dan Kecamatan Harian Boho.

9. Tapian Nauli | Volcanic Breccia

Breksi volkanik bersusunan andesitic yang tersingkap, merupakan batuan volkanik kaldera yang sangat jarang tersingkap.

Jika di lihat dari atas Bukit Barisan, Teluk Tapian Nauli terlihat berwarna kebiruan, serta di hiasi oleh beberapa pulau-pulau kecil yang tersebar di sekitarnya, seperti Pulau Mursala dengan air terjunnya, Pulau Poncan Gadang dan Pulau Poncan Ketek dengan panorama pantai.

Pulau Pasir Putih, Pulau Situngkus yang menyerupai nasi tungkus berbentuk segitiga. Pulau Batu Gajah dengan pulau-pulau kecil yang tidak berpenghuni dan memiliki bentuk yang unik sebesar gajah dewasa dan hanya terdapat bebatuan.

10. Hutaginjang Muara

Endapan Tufa Toba hasil letusan 74 ribu tahun yang lalu, membentuk plateu dengan panorama yang indah ke arah Danau Toba. Hutaginjang merupakan nama desa yang berada di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Desa ini berada di atas pinggiran danau toba dengan ketinggian 1.550 mdpl, dengan memiliki curah hujan 1,234 mm/tahun.

Inilah 10 Geopark Caldera Toba di Sumatera Utara yang wajib Anda ketahui dan sebagai referansi liburan Anda di Sumatera Utara.

Leave a Reply