Bukittinggi Kota Wisata Populer di Sumatera Barat

Bukittinggi merupakan kota wisata yang cukup populer dan menjadi salah satu andalan pariwisata bagi Provinsi Sumatera Barat termasuk juga Indonesia. Kota yang pada jaman Belanda di kenal dengan sebutan Fort de Kock dan mendapat julukan Parijs van Sumatra.

Kota Bukittinggi awalnya hanyalah sebuah pasar atau pekan bagi masyarakat Agam Tuo. Kemudian setelah kedatangan Belanda ke kota ini, maka masyarakat Agam Tuo menjadikan Bukittinggi sebagai benteng pertahanan untuk melawan Kaum Padri. Lalu pada tahun 1825 Belanda mendirikan sebuah benteng di salah satu bukit yang ada di kota ini, yang kita kenal dengan Benteng Fort de Kock.

Pada masa pendudukan Jepang, tempat ini pernah berganti nama dari Stadsgemeente Fort de Kock menjadi Bukittinggi Si Yaku Sho. Setelah kemerdekaan Indonesia, Bukittinggi di jadikan ibukota bagi Provinsi Sumatera pada tanggal 9 Juni 1947. Kemudian pada saat Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda, kota ini di tunjuk menjadai Ibu Kota Negara Indonesia pada tanggal 19 Desember 1948.

Bukittinggi Kota Wisata Populer di Sumatera Barat
Tari Parsambahan

Secara geografis, Bukittinggi terletak dalam rangkaian Bukit Barisan yang membujur di sepanjang Pulau Sumatera. Dikelilingi oleh dua gunung berapi yang masih aktif yaitu Gunung Singgalang dan Gunung Merapi. Kota ini berada pada ketinggian 909–941 meter di atas permukaan laut. Sehingga tak heran jika kota ini memiliki udara yang sejuk dan segar. Memiliki luas wilayah 25,24 kilometer persegi serta memiliki topografi berbukit-bukit dan berlembah, beberapa bukit tersebut tersebar dalam wilayah perkotaan.

Bukittinggi Kota Wisata Populer

Industri pariwisata merupakan salah satu sektor andalan kota ini. Banyaknya objek wisata di Bukittinggi yang menarik, menjadikan kota ini dijuluki sebagai “kota wisata” yang banyak diminati oleh para wisatawan. Tak heran jika kunjungan wisatawan ke Bukittinggi terus meningkat setiap tahunnya. Berikut tempat wisata di Bukittinggi populer yang perlu Anda ketahui :

Ngarai Sianok

Ngarai Sianok Bukittinggi

Ngarai Sianok merupakan sebuah lembah dan menjadi Taman Panorama yang terletak di dalam kota Bukittinggi dan memungkinkan bagi para wisatawan untuk menyaksikan keindahan alam Ngarai Sianok. Lembah ini membentang dari Nagari Koto Gadang di sisi selatan hingga Nagari Sianok Enam Suku di sisi utara.

Memiliki panjang sekitar 15 kilometer dengan kedalaman mencapai 100 meter, dan lebar celah sekitar 200 meter. Ketika Anda berkunjung kemari, rasakan suasana yang tenang lagi menyegarkan, dengan pemandangan panorama alam yang memukau.

Lobang Jepang Bukittinggi

Lobang Jepang Bukittinggi

Lobang ini adalah sebuah Bunker yang di buat pada masa pendudukan Jepang pada tahun 1942 untuk kepentingan pertahanan. Bunker yang juga merupakan sebuah terowongan ini memiliki panjang 1.400 meter dan memiliki lebar sekitar 2 meter. Lubang Jepang dibangun sebagai tempat penyimpanan perbekalan dan peralatan perang tentara Jepang. Sejumlah ruangan khusus terdapat di terowongan ini, di antaranya adalah ruang pengintaian, ruang penyergapan, penjara, dan gudang senjata.

Kini Lobang Jepang menjadi tempat wisata sejarah yang sering di kunjungi bagi wisatawan yang datang berlibur ke kota ini. Berlokasi yang tak jauh dengan Taman Panorama dan Istana Bung Hatta, sehingga mudah untuk di capai.

Koto Gadang

Great Wall Koto Gadang Bukittinggi

Koto Gadang adalah sebuah desa yang berada di Kabupaten Agam dan berada di antara Gunung Singgalang dan Ngarai Sianok serta memiliki ketinggian 920 – 950 meter dari permukaan laut. Tak heran jika udara di sini terasa begitu segar dan sejuk.

Kota ini juga terkenal dengan penghasil pengrajin Perak serta di kenal sebagai Nagari Terpelajar, karena melahirkan banyak tokoh-tokoh Nasional dan International, seperti Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Soetan Sjahrir, Haji Agus Salim, Jenderal Rais Abin, Rohana Kudus, dan banyak tokoh lainnya. Ketika berlibur kemari, Anda juga akan menjumpai sebuah Jenjang yang mirip dengan Tembok Besar China dan memiliki panjang 1 km.

Jam Gadang Bukittinggi

Jam Gadang Bukittinggi

Jam Gadang adalah nama dari sebuah menara jam yang terletak di tengah-tengah kota Bukittinggi. Menara jam ini memiliki tinggi 36 meter dan memiliki beberapa tingkat serta tingkat yang paling atas tempat menyimpan bandul. Terdapat 4 jam dengan diameter masing-masing 80 cm pada Jam Gadang. Jam tersebut dikirim langsung dari Roteterdam, Belanda dan hanya di dunia ini hanya ada dua saja yang di ciptakan, yaitu Jam Gadang dan Big Ben yang ada di London, Inggris.

Jam Gadang dibangun tanpa menggunakan besi peyangga dan adukan semen. Campurannya hanya kapur dan pasir. Jam Gadang selesai dibangun pada tahun 1926 sebagai hadiah dari Ratu Belanda. Sejak didirikan, menara jam ini telah mengalami tiga kali perubahan pada bentuk atapnya. Awal didirikan pada masa pemerintahan Hindia Belanda, atap pada Jam Gadang berbentuk bulat dengan patung ayam jantan menghadap ke arah timur di atasnya. Kemudian pada masa pendudukan Jepang diubah menjadi bentuk pagoda. Terakhir setelah Indonesia merdeka, atap pada Jam Gadang diubah menjadi bentuk gonjong atau atap pada rumah adat Minangkabau, Rumah Gadang.

Museum Rumah Bung Hatta

Museum Bung Hatta Bukittinggi

Mohammad Hatta yang kita kenal sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia pertama lahir di kota Bukittinggi. Sebagai penghormatan atas beliau, maka rumah kelahiran beliau yang berukuran 1.000 m2 dijadikan sebuah museum untuk mengingat jasa-jas beliau.

Air Terjun Lembah Anai

Air Terjun Lembah Anai Bukittinggi

Air Terjun Lembah Anai terletak di jalan raya Padang-Bukittinggi dengan memiliki ketinggian 35 meter dan merupakan bagian dari aliran Sungai Batang Lurah, anak Sungai Batang Anai yang berhulu di Gunung Singgalang di ketinggian 400 Mdpl.

Airnya yang jernih mengalir menyusuri perbukitan menuju lereng, lalu mengalir terus melewati hutan Gunung Singgalang sebelum sampai di tepi tebing yang curam. Dari tebing ini, aliran air kemudian terjun ke dasar lembah Anai dan membentuk kolam tempat air berkumpul. Air terjun yang berkabut air membentuk gugusan indah yang berwarna-warni ketika disinari oleh cahaya mentari.

Danau Maninjau

Danau Maninjau Bukittinggi

Danau Maninjau merupakan danau vulkanik yang berada pada ketinggian 461,50 meter di atas permukaan laut, yang tercipta dari sebuah Kaldera letusan gunung api, dan Menurut legenda di Ranah Minang, keberadaan Danau Maninjau berkaitan erat dengan kisah Bujang Sembilan. Tempat ini juga merupakan sumber air untuk sungai bernama Batang Sri Antokan. Di salah satu bagian danau yang merupakan hulu dari Batang Sri Antokan terdapat PLTA Maninjau.

Jembatan Limpapeh

Jembatan Limpapeh Bukittinggi
Foto from Wikipedia

Jembatan Limpapeh adalah jembatan gantung di atas Jalan Ahmad Yani, Bukittinggi yang menghubungkan Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan dengan Benteng Fort de Kock. Bentangan jembatan memiliki panjang 90 meter dan lebar 3,8 meter. Sekilas, jika dilihat dari bawah, jembatan ini tidak mempunyai keistimewaan apa pun. Hanya saja, saat Anda melintas di atasnya, maka Anda dapat merasakan sebuah sensasi yang dapat memicu adrenalin.

Jembatan ini terasa bergetar atau bahkan bergoyang saat Anda melangkahkan kaki selangkah demi selangkah di atasnya. Inilah yang membuat banyak masyarakat dan para wisatawan yang justru ingin merasakannya. Tidak hanya itu, pemandangan di sekitar jembatan pun cukup menarik dan indah untuk dipandang.

Danau Singkarak

Danau Singkarak Bukittinggi

Danau Singkarak memiliki luas 107,8 km² dan merupakan danau terluas kedua di pulau Sumatra setelah Danau Toba di Sumatra Utara. Danau ini merupakan hulu dari sungai atau Batang Ombilin. Luas permukaan air Danau Singkarak mencapai 11.200 hektare dengan panjang maksimum 20 kilometer dan lebar 6,5 kilometer dan kedalaman 268 meter

Memiliki air yang jernih dan dikelilingi pepohonan yang membuat liburan Anda menjadi semakin sejuk dan menyenangkan, dan Anda dapat menikmati kereta api wisata yang ada di sekitar tempat ini. Nama danau ini juga di abadikan dalam kejuaraan event International balap sepeda de Tour Singkarak.

Demikianlah beberapa tempat tujuan wisata yang Doricoholiday rangkum untuk referensi liburan Anda di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Leave a Reply